Opera GX Resmi Hadir di Linux: Browser Gamer Kini Native

Opera GX Resmi Hadir di Linux: Browser Gamer Kini Native
Opera GX

Opera GX, browser yang dirancang khusus untuk gamer dengan desain unik dan kontrol performa, kini resmi hadir di Linux per 19 Maret 2026. Ini merupakan pertama kalinya browser tersebut tersedia secara native di platform Linux, memperluas jangkauannya di luar pengguna Windows dan macOS.

Versi Linux ini mendukung berbagai distribusi populer seperti Debian, Ubuntu, Fedora, dan openSUSE. Pengguna dapat menginstalnya menggunakan paket standar seperti .deb dan .rpm, sehingga mudah diintegrasikan ke dalam sistem yang sudah ada.

Opera GX di Linux menghadirkan fitur lengkap yang sama seperti di platform lain. Fitur GX Control memungkinkan pengguna membatasi penggunaan CPU, RAM, dan jaringan agar performa sistem tetap optimal saat bermain game atau menjalankan tugas berat. Browser ini juga dilengkapi integrasi bawaan seperti Twitch dan Discord, serta fitur pemblokir iklan, pelacak, dan VPN opsional.

Kustomisasi tetap menjadi fokus utama, dengan berbagai tema, mod, dan efek visual yang bisa diterapkan. Opera menegaskan bahwa versi Linux ini memiliki fitur yang setara dengan platform lain, bukan versi terbatas.

Dari sisi privasi, Opera menyatakan tidak mengumpulkan data sensitif seperti riwayat browsing, pencarian, maupun lokasi pengguna, serta mematuhi regulasi GDPR.

Peluncuran ini dianggap sebagai bagian dari tren meningkatnya dukungan aplikasi populer terhadap Linux, khususnya di bidang gaming. Meski demikian, beberapa pengguna mungkin masih mempertimbangkan aspek closed source dari Opera GX, yang berbeda dengan filosofi open source yang umum di Linux.

Secara keseluruhan, kehadiran Opera GX di Linux menjadi langkah penting dalam menghadirkan aplikasi modern dengan fitur lengkap ke ekosistem Linux.

Tidak ada komentar.

Rekomendasi

Terkini